Telah Dibuka Pendaftaran Reguler 2026 Daftar sekarang
Telah Dibuka Pendaftaran Pascasarjana 2026 Daftar sekarang
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat datang di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas STRADA Indonesia.
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat berkomitmen menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang berbudi pekerti luhur, kompeten, adaptif, dan inovatif. Melalui penguatan nilai HEALTHY MOVE (Health, Environment, Activity, Leadership, Technology, Harmony, Youth Empowerment, and Movement for Excellence) serta kemitraan strategis, kami membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Didukung oleh dosen yang kompeten, kurikulum yang adaptif, serta jejaring kerja sama dengan berbagai mitra, kami terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang kondusif untuk menghasilkan lulusan yang siap berkarya, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan masyarakat yang produktif.
Kami mengundang Anda untuk bergabung dan berkembang bersama Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas STRADA Indonesia.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ema Mayasari, S.KM., M.Kes.
Ketua Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
VISI
Menjadi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat yang unggul dalam menghasilkan lulusan berbudi pekerti luhur, kompeten, adaptif, dan inovatif melalui kemitraan strategis dan penguatan HEALTHY MOVE dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan sehat dan masyarakat produktif di Tingkat Asia pada tahun 2039.
MISI
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran di bidang kesehatan masyarakat yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang berbudi pekerti luhur, kompeten, adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
2. Mengembangkan penelitian di bidang kesehatan masyarakat yang berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat melalui penguatan konsep HEALTHY MOVE sebagai pendekatan inovatif dalam pemberdayaan masyarakat.
3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup sehat, mewujudkan lingkungan sehat, dan mendukung masyarakat yang produktif.
4. Membangun dan memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan kompetensi lulusan.
5. Mengembangkan tata kelola Program Studi yang unggul melalui pemanfaatan teknologi informasi, budaya mutu berkelanjutan, serta penguatan kapasitas sumber daya untuk mendukung tercapainya visi program studi.
Adapun peminatan dari Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat diataranya :
1. Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)
2. Promosi Kesehatan (Promkes)
3. Biostatistik
4. Epidemiologi
5. Gizi Kesehatan Masyarakat
6. Kesehatan Lingkungan (Kesling)
7. Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)
8. Kesehatan Reproduksi (Kespro)
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat menawarkan berbagai fasilitas unggulan yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian, serta pengembangan keterampilan mahasiswa. Berikut adalah beberapa fasilitas yang tersedia:
1. Laboratorium Terpadu Biomedik dan Epidemiologi
Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan canggih untuk mendukung kegiatan praktikum dan penelitian di bidang biomedik dan epidemiologi. Mahasiswa dapat melakukan berbagai analisis kesehatan yang mendalam, sehingga mampu memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep biomedik dan epidemiologi dalam konteks kesehatan masyarakat.
2. Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Laboratorium K3 dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menilai dan mengelola risiko kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Fasilitas ini mendukung pembelajaran tentang berbagai aspek K3, termasuk identifikasi bahaya, evaluasi risiko, dan implementasi langkah-langkah pencegahan.
3. Laboratorium Kesehatan Lingkungan (Kesling)
Laboratorium ini menyediakan sarana untuk melakukan penelitian dan praktik terkait kesehatan lingkungan. Mahasiswa dapat mempelajari tentang pengelolaan limbah, kualitas air dan udara, serta faktor lingkungan lainnya yang mempengaruhi kesehatan masyarakat.
4. Laboratorium Audio Visual (Lab AVA)
Lab AVA dilengkapi dengan teknologi audio visual modern yang mendukung pembelajaran interaktif dan kreatif. Mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk membuat presentasi, video edukasi, dan materi promosi kesehatan yang menarik dan informatif.
5. Laboratorium Promosi Kesehatan (Promkes)
Laboratorium Promkes menyediakan sarana untuk merancang dan mengimplementasikan program-program promosi kesehatan. Mahasiswa belajar bagaimana menyusun strategi komunikasi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku kesehatan masyarakat.
6. Laboratorium Kewirausahaan (Lab Entrepreneur)
Lab ini didedikasikan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa di bidang kesehatan. Fasilitas ini mendukung mahasiswa dalam mengembangkan ide bisnis, menyusun rencana usaha, dan memulai bisnis kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan.
7. Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat juga menawarkan beasiswa KIP bagi mahasiswa yang memenuhi syarat. Beasiswa ini bertujuan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa kendala finansial.
8. Perpustakaan Program Studi (Perpus Prodi)
Perpustakaan prodi menyediakan koleksi buku, jurnal, dan sumber referensi lainnya yang lengkap dan terkini. Mahasiswa dapat mengakses berbagai literatur yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan diri. Fasilitas-fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan komprehensif, membantu mahasiswa mencapai potensi penuh mereka dalam bidang kesehatan masyarakat.

Capaian Pembelajaran Lulusan Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat meliputi,
1. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika
2. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
3. Menunjukan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan dibidang keahlianya secara mandiri
4. Memiliki pengusaan dasar/prinsip ilmu kesehatan masyarakat pada tingkat sintetis yang menjadi instrument dalam peningkatan kesehatan masyarakat setinggi-tingginya, mencakup ilmu yang berkaitan dengan epidemiologi, biostatistik dan kependudukan, administrasi/manajemen dan kebijakan kesehatan, serta ilmu sosial dan perilaku dengan mempertimbangkan fungsi kesehatan masyarakat yang esensial.
5. Memiliki pengusaan dasar/prinsip ilmu kesehatan masyarakat pada tingkat sintetis yang menjadi instrument dalam peningkatan kesehatan masyarakat setinggi-tingginya, mencakup ilmu yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, ilmu gizi dan kesehatan reproduksi dengan mempertimbangkan fungsi kesehatan masyarakat yang esensial.
6. Mampun mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memprthatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahlian berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan Solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajianya dalam bentuk skripsi, laporan tugas akhir, dan pengunggahnya dalam perguruan tinggi.
7. Mampu menerapkan pengkajian dan analisis situasi di bidang kesehatan masyarakat pada kegiatan primer dengan pendekatan interdisiplin (Analysis and Assesment skill)
8. Mampu melaksanakan pemberdayaan masyarakat pada kegiatan promotif dan preventif dibidang kesehatan masyarakat (community dimensions of practice)
9. Mampu menerapkan prinsip-prinsip perencanaan dan pengelolaan sumber daya/dana dibidang kesehatan masyarakat pada kegiatan di tingkat layanan kesehatan primer dengan pendekatan interdisplin (resource/financial planning and management skill)
10. Mampu menerapkan kepemimpinan dan berfikir sistem dibidang kesehatan masyarakat pada tingkat kegiatan di pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan interdisiplin (leadership and systems thinking/total system skill)
11. Mampu menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan kewirausahaan dibidang kesehatan masyarakat (enterpreneurial skill)
PROSPEK LULUSAN SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
Lulusan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dipersiapkan bukan hanya untuk menjadi tenaga kesehatan, tetapi menjadi problem solver dalam upaya promotif dan preventif di berbagai tatanan masyarakat. Berdasarkan standar kompetensi yang dikembangkan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) bersama Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M.) dibekali delapan kompetensi utama, yaitu :
1. Kemampuan analisis dan kajian situasi kesehatan (analytic/assessment skills),
2. Pengembangan kebijakan dan program kesehatan (policy development skills),
3. Komunikasi efektif,
4. Kompetensi budaya,
5. Pemberdayaan masyarakat,
6. Penguasaan ilmu kesehatan masyarakat,
7. Perencanaan dan manajemen keuangan program kesehatan, serta
8. Kepemimpinan dan cara berpikir sistem.
Kombinasi kompetensi inilah yang membuat lulusan kesehatan masyarakat memiliki daya saing tinggi dan fleksibel bekerja di berbagai sektor. Standar kompetensi lulusan S1 Kesehatan Masyarakat mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 6, sebagaimana ditetapkan AIPTKMI, sehingga lulusan disiapkan untuk langsung bekerja di layanan kesehatan masyarakat primer dengan kompetensi yang telah terstandardisasi secara nasional. Berikut merupakan bidang dan peluang karir lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat, diantaranya :
a. Instansi Pemerintah
Sarjana Kesehatan Masyarakat dapat berkarier di Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kementerian Kesehatan, BKKBN, BPJS Kesehatan, dan lembaga pemerintah lain sebagai perencana kebijakan kesehatan, pengelola program kesehatan masyarakat, epidemiolog, atau tenaga surveilans penyakit.
b. Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Lulusan Sarjana Kesehatan masyarakat dapat berperan dalam manajemen rumah sakit, unit rekam medis, promosi kesehatan rumah sakit (PKRS), pengendalian infeksi, hingga administrasi kebijakan kesehatan.
c. Industri dan Perusahaan Swasta
Berkarier sebagai ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di sektor tambang, migas, manufaktur, dan industri makanan; juga sebagai konsultan kesehatan lingkungan kerja.
d. Lembaga Non-Pemerintah dan Organisasi Internasional
Bekerja pada program kesehatan masyarakat di NGO lokal maupun internasional (WHO, UNICEF, dan sejenisnya) dalam bidang gizi, kesehatan ibu-anak, atau penanggulangan wabah.
e. Bidang Akademik dan Penelitian
Menjadi dosen, peneliti, biostatistisi, atau epidemiolog di lembaga riset dan perguruan tinggi.
f. Wirausaha dan Konsultan Kesehatan
Membuka jasa konsultasi kesehatan masyarakat, K3, gizi komunitas, hingga menjadi health/medical writer untuk edukasi kesehatan publik.
Sarjana Kesehatan Masyarakat memiliki Akreditasi UNGGUL
Sertifikat Akreditasi 2019-2024
Sertifikat Akreditasi 2024-2029
Biaya Pendidikan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Strada Indonesia
| Program Studi | Biaya Registrasi | UKT / Semester |
| S1 Kesehatan Masyarakat Reguler | Rp. 500.000 | Rp. 5.200.000 |
| S1 Kesehatan Masyarakat RPL | Rp. 500.000 | Rp. 6.150.000 |